Friday, September 19, 2014

Keutamaan Hari Jum'at Bagi Kaum Muslim

Keutamaan Hari Jum'at Bagi Kaum Muslim

Apakabar sahabat-sahabatku, sudah shalat jum'at kah??? Tidak terasa hari ini sudah hari jum’at ya….semoga hari ini menjadi hari kebahagian kita semua, karena banyak sekali keutamaan di hari jum’at ini. Tentunya para sahabat sudah tau dong tentang keutamaan tentang hari jum’at. Kalau sahabat-sahabat masih ada yang belum  tau tentang keutamaan hari jumat, berikut ini saya akan berbagi tentang hadits-hadits nabi dan keutamaan-keutamaan hari jum’at yang saya punya, semoga bisa menjadikan kita lebih semangat lagi dalam berbuat kebaikan yang tentunya dihari jum'at yang penuh berkah ini :

Nabi Muhammad SAW bersabda :

“ Diantara hari kalian yang paling utama adalah hari jum’at. Di hari jum’at Adam AS diciptakan, di hari jum’at dia meninggal, di hari jum’at terompet sangka kala di tiup dan di hari jum’at semua makhluk pingsan. Kalian perbanyak shalawat kepadaku, karena bacaan shalawat kalian itu sampai kepadaku. Sesungguhnya Allah mengharamkan tanah dan bumi memakan jasad para Nabi”
(HR. Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)

Nabi Muhammad SAW bersabda :
Dari Aus bin Aus RA, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda :
“ Barangsiapa yang mandi seperti mandi junub di hari jum’at, kemudian bersegera (pergi) dan berjalan kaki dan tidak menaiki kendaraan, lalu duduk mendekati imam, lalu mendengarkan khotbah dan tidak melakukan tindakan maupun perkataan yang sia-sia, maka ia mendapatkan untuk setiap langkahnya amalan setahun pahala puasa beserta shalatnya ” (HR Ahmad)

Di dalam hadits Muslim disebutkan, bahwa dari Abu Hurairah dan Hudzaifah Radhiallahu ‘Anhum, mereka berkata :

“Allah telah merahasiakan hari Jum’at terhadap umat sebelum kita, maka orang-orang Yahudi memiliki hari sabtu, orang-orang Nashrani hari ahad, kemudian Allah mendatangkan umat Islam, maka Dia menunjukkan kita hari Jum’at ini, kemudian Allah menjadikan urutannya menjadi jum’at, sabtu, ahad, demikian pula mereka akan mengikuti kita pada hari kiamat, kita adalah umat terakhir di dunia ini namun yang pertama di hari kiamat, yang akan diputuskan perkaranya sebelum makhluk yang lain.” (HR. Muslim)

Di dalam hadits lain, Rasulullah Saw. Bersabda :

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا

“Hari terbaik bagi matahari untuk terbit adalah hari Jum’at, pada hari Jumat Adam diciptakan, dan pada hari Jumat pula dimasukkan ke dalam surga dan pada hari Jumat Adam dikeluarkan dari surga.” (HR. Muslim)

Hubungannya dengan berwudhu di hari Jumat dalam hadits Muslim dijelaskan.

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Barangsiapa yang berwudhu lantas dia menyempurnakan wudhunya, kemudian dia mendatangi shalat jum’at, kemudian dia mendengarkan (khutbah) dan tidak berbicara, maka akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukannya) antara hari itu sampai hari jumat depannya, ditambah tiga hari. Dan barangsiapa yang memegang-megang batu kerikil (maksudnya membersihkan debu sekalipun), maka dia telah berbuat lahan (kesia-siaan = waktu tidak dipergunakan mendengarkan khutbah).” (HR. Muslim)
 
Dalam riwayat lain, dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Antara shalat 5 waktu, antara shalat jumat satu ke shalat jumat berikutnya, dan antara puasa Ramadhan ke puasa Ramadhan berikutnya merupakan pelebur untuk dosa di antara keduanya (waktu-waktu tersebut), apabila dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)

Dari sekian banyak keutamaan hari Jumat, Allah menjadikan pada hari Jum’at sebagai hari istimewa apabila bertepatan dengan hari raya umat muslim. Dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad bersabda :

“Sesungguhnya hari ini (Jum’at) merupakan hari raya, Allah menjadikannya (pada hari Jum’at) istimewa bagi kaum muslimin, maka barangsiapa yang akan mendatangi shalat jum’at maka hendaklah dia mandi.” (Ibnu Majah)

Keutamaan hari jum’at lainnya  adalah setiap hamba akan dikabulkan do’a mereka. Apabila seorang hamba meminta kepada Allah (berdoa dan memohon) maka Allah akan mengabulkan permohonannya. Seperti yang pernah dijelaskan dalam sebuah hadits, dari Abi Hurairah bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda :

“Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat 1 (satu) waktu dimana setiap seorang muslim akan mendapatkannya dan dia tengah berdiri mengerjakan shalat, kemudian dia meminta kepada Allah suatu kebaikan maka Allah akan memberikannya (mengabulkan), dan dia (Nabi Muhammad) berisyarat dengan tangannya bahwa saat tersebut (hari Jumat) sangat sedikit.”
(HR. Muslim dan Bukhari)

Keutamaan lain tentan hari Jumat adalah hari Jumat merupakan hari dihapuskannya dosa-dosa. Sesuai dengan hadits, dari Abi Hurairah bahwa Nabi Muhammad bersabda :

“Shalat 5 waktu, dari Jum’at ke Jum’at yang lainnya dan dari Ramadhan ke Ramadhan yang lain merupakan penghapus dosa antara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi” (HR Muslim)

Hari Jumat merupakan hari yang besar atau agung dimana Allah mengistimewakan umat Islam dalam mengisi hari Jumat. Pada hari Jumat manusia pertama yakni Nabi Adam diciptakan, pada hari Jum’at Nabi Adam dimasukkan ke dalam surga, serta hari Jumat Nabi Adam dikeluarkan dari Surga dan pada hari Jumat kiamat akan terjadi.

Hari Jumat juga sebagai hari raya umat Islam (hari raya setiap 1 pekan), dalam hari itu kaum muslim melaksanakan shalat berjamaah atau Jumatan. Di penghujung waktu (waktu ashar) merupakan waktu mustajabah untuk berdoa kepada Allah dan Allah akan mengabulkan setiap do’a orang yang memohon kepada Allah SWT di akhir pergantian waktu tersebut, yaitu antara shalat ashar dan maghrib.

 ***********************
Jadi Keutamaan Hari Jum’at :

1. Hari paling utama di dunia
2. Hari bagi kaum muslimin
3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari
4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a
5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya

Amalan-Amalan yang baik yang Disyari’atkan pada Hari Jum’at

1. Memperbanyak shalawat
Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamberkata,

“Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.”
 (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

2. Membaca surat Al Kahfi
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.” (HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Memperbanyak do’a (HR Abu Daud)
4. Shalat jum’at (wajib bagi laki-laki),  Amalan-amalan shalat jum’at : 
  • Mandi, bersiwak, dan memakai wangi-wangian.
  • Berpagi-pagi menuju tempat shalat jum’at.
  • Diam mendengarkan khatib berkhutbah.
  • Memakai pakaian yang terbaik.
  • Melakukan shalat sunnah selama imam belum naik ke atas mimbar.


Bagaimana sahabat? Alangkah bahagianya kita, karena kita masih diberi nikmat Allah untuk menikmati hari jum’at ini. Hari yang paling mulia diantara 7 hari yang lainnya. Tentu sahabat-sahabat (yang laki-laki) tak melupakan sholat jum’at kan, alangkah ruginya kalau sampai kita meninggalkan shalat jum’at. Karena kita sudah membaca hadits-hadits diatas dan keutamaan-keutamaan lainnya. 


Semoga bermanfa'at
Jazakallah......

Read more

Wednesday, September 17, 2014

Mencintai Anak (Kisah Mulia Dua Orang Anak Kecil)

Mencintai Anak (Kisah Mulia Dua Orang Anak)

Di suatu daerah, tinggallah sebuah keluarga nan harmonis dan rukun. Sepasang suami istri, dua anak, dan seorang ibu dari suami yang juga nenek dari dua anak tersebut. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana. Tidak ada perkelahian antara dua anak tersebut. Begitu pula dengan kedua pasang suami istri. Sementara sang ibu, menikmati masa tua dengan bahagia bersama cucu-cucunya.

Dan di suatu hari pula, dua anak tersebut berlari menentang tas rangsel mereka, pulang dari sekolah dengan wajah gembira. Di tangan mereka ada dua kertas yang dipegang erat-erat seakan tidak ada yang boleh mengambilnya. Setelah sampai dirumah, mereka berlari menemui ibu untuk menunjukkan isi yang ada dalam kertas tersebut.

“Ibu…! Nilai ulangan Asmira dapat 100!” anak pertama melapor.

“Nilai Dina juga 100, Bu!” anak kedua juga melapor.

Si ibu, dengan segenap kebahagiaan yang ada dalam hatinya, mengembangkan tangannya memanggil dua anaknya kepelukannya. Dan dengan berlari, sang anak memeluk ibunya yang langsung menciumi kedua anak tersebut.

Walhasil, berita suka cita tersebut terdegar oleh sang bapak di malam hari ketika baru pulang dari kantornya. Dengan perasaan senang, sang bapak menjanjikan liburan keluar kota untuk merayakan keberhasilan dua anak tercintanya. Semua anggota keluarga setuju, tidak terkecuali nenek dua anak tersebut yang semakin memasuki usia renta.

Tanggal untuk berlibur telah ditetapkan. Tujuan pun telah ditentukan. Namun, apa asa, sang nenek yang telah tua renta tiba-tiba mendadak sakit. Penyakitnya kambuh dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Si Bapak bingung. Di satu sisi, ia berposisi sebagai anak yang harus membahagiakan Ibunya dengan menjaganya ketika sakit. Dan di sisi lain, ia bertindak sebagai bapak yang harus membahagiakan anak-anaknya dengan liburan. Namun, hidup adalah pilihan. Dan dia harus memilih akibat biaya yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan keduanya.

Akhirnya di suatu malam. Dengan perasaan yang sedih. Ia mengajak kedua anaknya untuk membicarakan masalah penundaan liburan. Ada perasaan tidak enak dihatinya ketika, di awal janji liburan dahulu, ia mengetahui bahwa anak-anaknya sangat berbahagia ketika ia mengajak mereka berlibur. Tapi apa daya, perawatan ibu harus didahulukan. Dan tentunya akan berakibat pada liburan yang harus ditunda bahkan dibatalkan.

“Nak! Nenek sedang sakit dan membutuhkan biaya yang besar untuk perawatannya. Sementara, bapak tidak punya uang lebih. Liburan yang telah kita rencanakan itu dibatalkan dulu ya? Nanti ketika bapak sudah punya uang, kita akan liburan. Ok?” Ujar sang bapak dengan perasaan sedih di hatinya karena ia tahu perasaan anak-anaknya.

Tidak ada jawaban dari kedua bibir anaknya beberapa saat. Si Bapak pun tidak berani memaksakan kehendaknya hingga akhirnya kedua anak tersebut berlari kekamar mereka masing-masing. Bertambahlah kesedihan yang ada dalam diri sang Bapak terhadap apa yang dirasakan oleh dua buah hatinya yang tersayang.

Belum hilang rasa sedih yang ada dalam benak sanubari sang bapak ketika kedua buah hatinya keluar dari kamarnya. Namun yang terlihat adalah, di kedua tangan kedua anaknya tersebut, celengan tabungan berbentuk ayam. Kedua anak tersebut mendekati sang bapak seraya berkata.

“Pake aja uang Asmira untuk kesembuhan nenek, Pak!”
 “Uang Dina juga!”

*******************************************
Cintailah anak atau generasi penerus, setidaknya, itu yang harus di pahami bersama. Karena merekalah yang kelak akan membacakan sejarah-sejarah perjuangan generasi masa kini ataupun generasi terdahulu. Merekalah yang melanjutkan perjuangan-perjuangan dan pekerjaan-pekerjaan yang generasi sebelumnya.

Oleh : Radinal Mukhtar

Sumber : Nomor 1

Jazakallah...............

Read more

Air Mata Mutiara (Sebuah Pesan Moral)

Air Mata Mutiara (Sebuah Pesan Moral)

Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.

"Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata, "Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu."

Si ibu terdiam sejenak, "Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat", kata ibunya dengan sendu dan lembut.

Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit bukannya kepalang. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.

Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengilap, dan berharga mahalpun terbentuk dengan sempurna. Penderitaannya berubah menjadi mutiara, air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.

Pesan moral :
Cerita di atas adalah sebuah paradigma yang menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental untuk menjadikan "kerang biasa" menjadi "kerang luar biasa". Karena itu dapat dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah "orang biasa" menjadi "orang luar biasa".Banyak orang yang mundur saat berada di lorong transendental tersebut, karena mereka tidak tahan dengan cobaan yang mereka alami. Ada dua pilihan sebenarnya yang bisa mereka masuki : yaitu menjadi “kerang biasa” yang disantap orang atau menjadi “kerang yang menghasilkan mutiara”. Sayangnya, lebih banyak orang yang mengambil pilihan pertama, sehingga tidak mengherankan bila jumlah orang yang sukses lebih sedikit dari orang yang `biasa-biasa saja'.Mungkin saat ini kita sedang mengalami penolakan, kekecewaan, patah hati, atau terluka. Karena orang-orang di sekitar kita. Cobalah untuk tetap tersenyum dan tetap berjalan di lorong tersebut, dan sambil katakan di dalam hatimu... "Airmataku diperhitungkan Tuhan.. dan penderitaanku ini akan mengubah diriku menjadi mutiara yang berharga."......Read More


Sumber : Nomor 1

Semoga Bermanfa'at
Jazakallah

Read more

Tuesday, September 16, 2014

Yang Terbaik Yang Akan Datang

Yang Terbaik Yang Akan DatangApakabar sahabat-sahabatku. Allah selalu memberikan yang terbaik kepada kita semua, terbaik dari apa yang kita butuhkan, bukan yang kita mau, karena Allah selalu tau apa-apa yang akan kita butuhkan nanti, esok, lusa, minggu depan dan selamanya. Terkadang jalan yang kita lalui yang kita tidak bisa memahaminya. 

Kita selalu saja mengeluh dan berfikir bahwa Allah tidak adil kepada kita karena ujian-ujiannya selama ini, kita selalu menghujat Allah dengan kata-kata yang tidak pantas untuk diucapkan atau di utarakan melalui hati, fikiran, ucapan-ucapan dan tindakan kita. 

Bersyukur, ya...dengan ini kita akan merasakan begitu indah dan nikmatnya hidup ini, Bersyukur karena Allah masih memberikan nikmat hidup kepada kita, lantaran ini kita masih bisa memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah untuk bekal kita kelak menghadap-Nya. bersyukur atas banyak nikmat yang ia berikan setiap saat kepada kita, atas nikmat sehat, pekerjaan, makanan, kemewahan, jabatan, anak, istri, pakaian, mobil mewah, motor dan kendaraan serta masih banyak nikmat lain, yang tanpa pernah kita sadari kita lalai untuk mensyukurinya. 

Kenapa kita harus menyalahkan Allah? Apakah hal ini pantas? Ia berhak atas segala sesuatu yang ada didunia ini, kita semua milik-Nya, kita adalah hamba-hamba-Nya, kita hidup atas kehendak-Nya, bukan atas kehendak kita, kita semua hidup diatur oleh-Nya, bukan kita yang mengaturnya. Segala sesuatu yanga da didunia ini tidaklah kekal dan semua adalah titipan dan akan kembali kepada Allah, pantaskah kita mengeluh dan menyalahkan-Nya ketika sesuatu yang dititipkan atau diberikan kepada kita di ambil oleh-Nya?  Kita ini hanya sibuk memikirkan hawa nafsu kita, sehingga ketika sesuatu yang hilang dari kita, kita menyalahkan Allah. 

Berikut ini ada sebuah kisah tentang seorang wanita yang mempunya dua anak kecil, sedangkan suaminya kena PHK. Hampir saja ia putus asa, Tapi kemudian ia berdoa untuk mendapatkan yang terbaik untuk suami dan keluarganya. semoga kisah ini memberikan kita pelajaran yang baik untuk kita semua. 


Kisah Seorang Wanita Yang Suaminya Pengangguran.
Wanita tersebut bernama Yane.

Dua tahun lalu, suami Yane, adalah Beni kehilangan pekerjaannya karena kena PHK. Hal ini menyebabkan rasa bagi yane dan suaminya karena pekerjaannya tersebut sangat menjanjikan. Selama 6 tahun, Beni sangat menikmati pekerjaannya di sebuah perusahaan distribusi multinasional untuk produk perawatan kulit. Namun karena perubahan struktur organisasi yang terjadi dalam perusahaan tersebut (yang sering terjadi di banyak perusahaan belakangan ini), ia di-PHK.

Yane memutuskan untuk bercerita tentang hal ini kepada kedua anaknya yang masih kecil walaupun itu sangat menyedihkan, kedua anaknya tersebut adalah Gabriel (6 tahun) dan Marga (4 tahun). Ia bercerita dengan sangat pelan-pelan kepada kedua anaknya tersebut. "Anak-anak, kita harus menjaga baik barang-barang kita…dan kita juga tidak boleh boros…karena ayah sekarang tidak punya pekerjaan lagi."

Gabriel kecil berkata, "Maksud ibu, ayah dipecat?" Yane terkejut mendengar kata-kata yang kasar tersebut. "Di mana kamu belajar tentang kata itu?!" Puteranya menjawab tanpa berbelit-belit, "Dari Peter Parker – Spiderman."

Tapi ya, PHK hanya merupakan kata yang lebih baik dari "Keluar, kami tidak lagi membutuhkanmu di sini." Kehilangan pekerjaan adalah selalu menyakitkan, sekalipun jika dibarengi dengan "pesangon". Di satu sisi Yane bersyukur atas "rejeki nomplok" itu, tapi di sisi lain Yane kuatir, sambil berfikir berapa lama keluarga mereka akan hidup dengan bergantung pada pesangon yang diberikan perusahaan suaminya itu.

Beberapa bulan pertama semua berjalan dengan baik. Beni suami yane mencoba mencari pekerjaan dan menerima panggilan dua panggilan interview rata-rata setiap minggu. Namun beberapa bulan menjadi setahun – dan terus berlanjut, panggilan interview semakin sedikit dan jarang.

Selama hampir dua tahun suaminya menganggur, Yane melalui kegelisahannya sendiri. Sebagai seorang ibu dari dua anak usia sekolah, ia melihat tabungan mereka yang semakin menipis. (Sebagai ukuran, ia pindah dari pekerjaan yang sudah ditekuninya selama 8 tahun, ke pekerjaan yang lebih tinggi bayarannya.)

Tapi di samping dana yang semakin berkurang, ia juga kuatir akan harga diri Beni. Bukan karena Beni tidak mencoba, namun kelihatannya memang tidak banyak kesempatan kerja bagi pria berumur dengan latar belakang dan pengalaman seperti yang dimiliki Beni. Sebenarnya ada dua pekerjaan yang ia terima, tapi keduanya hanya bertahan sebentar. Sebut saja sebuah konflik kepribadian atau ketidak-cocokan, tapi Beni tidak dapat melihat dirinya bekerja lama di sana. Dengan marah, Beni akan keluar lagi.

Dan pernikahan mereka pun mengalami kesulitan, karena sekarang Yanelah yang memberi penghasilan bagi keluarga. "Akankah ego suami saya bertahan selama ini?" ia terus dan terus bertanya pada dirinya sendiri. Semakin waktu berlalu, ia semakin dan semakin kuatir akan Beni.

Yane mulai bertanya pada Tuhan, "Tuhan, saya tidak mengerti apa lagi yang Engkau sedang ajarkan pada kami! Bagaimana lagi kami harus berdoa? Apa lagi yang harus kami doakan?"

Itulah saat ketika Yane menyadari bahwa doa mereka harus lebih spesifik.

Maka ia mengumpulkan kedua anaknya dan berkata, "Mari berdoa bagi ayah, agar ia dapat menemukan suatu pekerjaan yang baik dengan seorang atasan yang baik – seseorang yang seperti atasannya di perusahaan yang dulu."

Suatu hari, sekitar setahun lalu dari hari ini, Yane pulang dari kerja dan melihat kedua anak dan suaminya sedang berdempetan sambil membungkuk. "Ada apa ini?" tanyanya.

Ia mendengar anak-anaknya berbisik dengan gembiranya, "Tunjukkan pada ibu sekarang!"

Beni menyodorkan sebuah amplop coklat padanya. Yane pikir itu adalah sesuatu dari sekolah anak-anak.

Tapi ternyata bukan. Dengan perlahan ia menarik keluar secarik kertas dari amplop itu, ia membaca nama perusahaan, kemudian jabatan suaminya dan gajinya. Sampai di sini, ia mengangguk puas.

Namun ketika ia sampai ke bagian bawah kertas tersebut, ia kaget setengah mati. Karena ada sebuah tanda tangan. Tanda tangan milik atasan favorit Beni!

Diiringi tatapan heran anak-anaknya, Yane mulai menangis dan tertawa pada saat yang bersamaan. Ia sangat sulit untuk mempercayai hal ini!

Seperti seorang anak, ia melompat-lompat karena bahagia, dan begitu juga kedua anaknya pun ikut bahagia dan tertawa serta mengikuti ibunya melompat-lompat.

Kemudian Gabriel bertanya pada ibunya, "Ibu, mengapa engkau menangis dan tertawa pada saat yang bersamaan?"

Yane kemudian menjelaskan kepadanya, "Ibu menangis karena ibu begitu bahagia nak. Ingatkah bagaimana kamu berdoa agar ayah mendapat pekerjaan dan atasan yang baik? Lihatlah nama ini," ia menunjuk kertas yang masih ia pegang. "Kita hanya meminta seorang atasan yang seperti atasan ayah yang dulu. Tapi, Tuhan memberi ayah seorang atasan yang persis sama! Ia menjawab doa-doa kita!"

Saat itulah Gabriel mulai menangis.
"Mengapa kamu menangis?" tanya Yane.


"Karena aku juga sangat bahagia," kata anak kecil itu, kemudian seluruh keluarga saling berpelukan……Read More  


Sumber : Nomor 1.com

Semoga bermanfa'at
Jazakallah

Read more

Monday, September 15, 2014

Kenapa Kita Harus Membaca Al-Qur'an Setiap Hari (Kisah)

Salam sahabat, dan semoga Rachmat Allah senantiasa dilimpahkan kepada kita semua terutama yang membaca tulisan singkat ini. 

Terkadang kita sebagai hamba yang mengaku islam, tak jarang, atau mungkin ada yang tidak pernah membaca Al-Qur'an dalam 1 hari walaupun satu ayat saja. Yang menjadi pertanyaan untuk kita adalah, kita ini mau kemana? Lalau kitab (pentunjuk) acuan hidup kita apa? Kalau buku petunjuknya saja tidak kita baca....

Berikut ini ada sebuah kisah, kisah yang singkat Tentang Seorang kakek yang mengajarkan betap pentingnya membaca Al-Qur'an. Semoga kisah ini dapat membuka mata hati kita semua, dan dapat memberikan manfa'at untuk kita semua yang membacanya. Aamiin.


Kenapa Kita Harus Membaca Al-Qur'an Setiap Hari (Kisah)


" Aku Ingin Seperti Kakek "

Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda.

Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di dapurnya. Cucu lelakinya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya.

Suatu hari sang cucunya bertanya, ” Kakek! Aku mencoba untuk membaca Al-Qur’An seperti yang engkau lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupa secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Al-Qur’An? Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di dasar keranjang, memutar sambil melobangi keranjangnya ia menjawab, ”Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air.”Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.

Kakek tertawa dan berkata, “Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi, ”Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tersebut untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap saja keranjangnya kosong sebelum ia tiba didepan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakeknya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.Sang kakek berkata, ”Aku tidak mau ember itu, aku hanya mau keranjang batu bara itu. Ayolah, usaha kamu kurang cukup", maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu.

Cucunya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakeknya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, “Lihat Kek, percuma!”

“Jadi kamu pikir percuma?” Jawab kakek.

Kakek berkata, “Lihatlah keranjangnya.”

Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam.

“Cucuku,” ujar si kakek kemudian, “hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Al-Qur’an. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika kamu membacanya lagi, kamu akan berubah luar dalam. Itu adalah karunia dari Allah di dalam hidup kita.” 



Salam Ukhuwah & Semoga Bermanfaat
Jazakallah

Read more

Friday, September 12, 2014

Sebuah Benih (Kisah Inspirasi)

Semoga bermanfaat untuk kita semua, semoga menjadi bekal untuk kita menuai berkah dalam hidup dijalan Allah...
Sebuah Benih (Kisah Inspirasi)

" Sebuah Benih "

Suatu ketika, ada sebuah pohon yang rindang. Dibawahnya, tampak dua orang yang sedang beristirahat. Rupanya, ada seorang pedagang bersama anaknya yang berteduh disana. Tampaknya mereka kelelahan sehabis berdagang di kota. Dengan menggelar sehelai tikar, duduklah mereka dibawah pohon yang besar itu.
Angin semilir membuat sang pedagang mengantuk. Namun, tidak demikian dengan anaknya yang masih belia. "Ayah, aku ingin bertanya..." terdengar suara yang mengusik ambang sadar si pedagang. "Kapan aku besar,  Ayah? Kapan aku bisa kuat seperti Ayah, dan bisa membawa dagangan kita ke kota?

"Sepertinya, lanjut sang bocah, "aku tak akan bisa besar. Tubuhku ramping seperti Ibu, berbeda dengan Ayah yang tegap dan berbadan besar. Kupikir, aku tak akan sanggup memikul dagangan kita jika aku tetap seperti ini." Jari tangannya tampak mengores-gores sesuatu di atas tanah. Lalu, ia kembali melanjutkan, "bilakah aku bisa punya tubuh besar sepertimu, Ayah?

Sang Ayah yang awalnya mengantuk, kini tampak siaga. Diambilnya sebuah benih, di atas tanah yang sebelumnya di kais-kais oleh anaknya. Diangkatnya benih itu dengan ujung jari telunjuk. Benda itu terlihat seperti kacang yang kecil, dengan ukuran yang tak sebanding dengan tangan pedagang yang besar-besar. Kemudian, ia pun mulai berbicara.

"Nak, jangan pernah malu dengan tubuhmu yang kecil. Pandanglah pohon besar tempat kita berteduh ini. Tahukah kamu, batangnya yang kokoh ini, dulu berasal dari benih yang sekecil ini. Dahan, ranting dan daunnya, juga berasal dari benih yang Ayah pegang ini. Akar-akarnya yang tampak menonjol, juga dari benih ini. Dan kalau kamu menggali tanah ini, ketahuilah, sulur-sulur akarnya yang menerobos tanah, juga berasal dari tempat yang sama.

Diperhatikannya wajah sang anak yang tampak tertegun. "Ketahuilah Nak, benih ini menyimpan segalanya. Benih ini menyimpan batang yang kokoh, dahan yang rindang, daun yang lebar, juga akar-akar yang kuat. Dan untuk menjadi sebesar pohon ini, ia hanya membutuhkan angin, air, dan cahaya matahari yang cukup. Namun jangan lupakan waktu yang membuatnya terus bertumbuh. Pada mereka semualah benih ini berterima kasih, karena telah melatihnya menjadi mahluk yang sabar.

"Suatu saat nanti, kamu akan besar Nak. Jangan pernah takut untuk berharap menjadi besar, karena bisa jadi, itu hanya butuh ketekunan dan kesabaran."


Terlihat senyuman di wajah mereka. Lalu keduanya merebahkan diri, meluruskan pandangan ke langit lepas, membayangkan berjuta harapan dan impian dalam benak. Tak lama berselang, keduanya pun terlelap dalam tidur, melepaskan lelah mereka setelah seharian bekerja.


Sumber : Nomer 1

Semoga Bermanfa'at
Jazakallah





Read more

Hidup adalah Anugerah Bagi Jiwa yang Ikhlas ....(Mario Teguh)

Kita ini manusia yang begitu lemah, lemah dalam berfikir, lemah dalam berbuat, terkadang kita merasa terpuruk ketika mengalami goncangan dari berbagai masalah-masalah yang kita alami. Kita butuh nasehat dan motivasi untuk membangkitkan gairah dan semangat kita yang hilang oleh masalah-masalah kita tersebut. Kita butuh seseorang untuk membantu kita menghadapi masalah-masalah kita, kita butuh Allah. 

Ada banyak motivasi-motivasi yang ditulis diberbagai blogg asal kita mau mencarinya, nasehat dan motivasi tersebut sangat bermanfaat untuk kita, membantu membangkitkan daya fikir kita, semangat kita yang ketika itu sedang lemah. 

Berikut ini ada kata-kata mutiara atau motivasi untuk kita yang Bapak Mario Teguh, semoga nasehat ini dapat membantu kita meningkatkan semangat kita dalam meraih cita-cita kita dan tujuan kita. 

Hidup adalah Anugerah Bagi Jiwa yang Ikhlas ....(Mario Teguh)

Hidup adalah Anugerah Bagi Jiwa yang Ikhlas ....



Yang tinggal di gunung merindukan​ pantai.
Yang tinggal di pantai merindukan​ gunung.
Di musim kemarau merindukan​ musim hujan.
Di musim hujan merindukan​ musim kemarau.
Yang berambut hitam mengagumi yang pirang.
Yang berambut pirang mengagumi yang hitam.
Diam di rumah merindukan​ bepergian.
Setelah bepergian merindukan​ rumah.
Ketika masih jadi karyawan ingin jadi Entreprene​ur supaya punya kebebasan waktu.
Begitu jadi Entreprene​ur ingin jadi karyawan, biar tidak pusing.
Waktu tenang mencari keramaian.
Waktu ramai mencari ketenangan​.

Saat masih bujangan, pengen punya suami ganteng/is​tri cantik.

Begitu sudah dapat suami ganteng/is​tri cantik, pengen yang biasa-biasa saja, bikin cemburu aja/takut selingkuh.​.
Punya anak satu mendambaka​n banyak anak.
Punya banyak anak mendambaka​n satu anak saja.
Kita tidak pernah bahagia sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki.
Namun setelah dimiliki tak indah lagi.
Kapankah kebahagiaa​n akan didapatkan​ kalau kita hanya selalu memikirkan​ apa yang belum ada, namun mengabaika​n apa yang sudah dimiliki tanpa rasa syukur ?
‘Semoga kita menjadi pribadi yang yang senantiasa bersyukur dengan berkah yang sudah kita miliki’
‘Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun kecil’
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran negatif.
Bila hati kita tertutup, tertutuplah semua.
Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa-jiwa yang ikhlas....



Jangan berbangga jadi orang kaya, jangan pula bersedih jadi orang miskin ... apa yang kita punya hanyalah titipan, lebih baik bersyukur dengan apa yang ada, maka hidup ini akan terasa bermakna ...



Jazakallah.....Semoga Bermanfa'at
Sumber : Mario Teguh
Read more

Thursday, September 11, 2014

Kumpulan Kata - Kata Mutiara (Terbaru)

Semoga bermanfaat untuk kita semua, semoga menjadi bekal untuk kita menuai berkah dalam hidup dijalan Allah...
Kumpulan Kata-Kata Mutiara

" Kumpulan Kata - Kata Mutiara "

Carilah lelaki yang mengingatkamu menutup aurat, bukan mengajakmu bermaksiat
Carilak lelaki yang mgengajakmu ke pernikahan, bukan mengajakmu berpacaran
Carilah lelaki yang senantiasa mengingatkanmu untuk sembahyang, bukan mengajakmu bergoyang
Carilah lelaki yang bisa mengajarkamu membaca dan memahami Al-Qur'an bukan mengajakamu berduaan tanpa ikatan (Other)

PILIHLAH PASANGAN YG BISA MENGANTARKANMU KE SURGA,
Bukan Hanya untuk Kesenangan Dunia Semata
Istri yang Sholehah, adalah yg paling utama...karena ia akan senantiasa berbakti kepada Suaminya
Begitu juga Suami yg sholeh, Ia akan mengajak istri dan anaknya untuk senantiasa agar mendekatkan diri kepada Allah...
Klo kita salah Memilih Baju, itu penyesalannya hanya sementara, tetapi Jikalau kita Salah memilih pasangan,
maka kita bisa menyesal Selamanya.... (Other)


Kebiasaan adalah pembentuk pribadimu. Jika engkau malas, pribadimu akan lemah. Jika engkau rajin, pribadimu akan kuat. (Mario Teguh)

Motivasi anak muda yang lagi jatuh cinta ...
Seperti sebuah lagu "Jatuh cinta, berjuta rasanya" pastinya bagi semua yang pernah merasa jatuh cinta akan berbunga-bunga hatinya ..
Hak setiap orang untuk mencintai dan dicintai, begitupun dalam memilih pasangan hidup yang tentunya harus mencintai kita ...
Namun ada kalanya anak muda sekarang banyak yang mengatakan " Jika aku tidak denganmu lebih baik aku mati..
Sungguh sangat disayangkan sekali, padahal didunia ini masih banyak cinta, seperti kata pepatah mati satu tumbuh seribu ...
Jangan pernah memiliki prinsip hidup jika orang yang kau cintai tidak bisa bersanding dengan mu maka hidup akan terasa mati ...
Yakinkan diri bahwa masih banyak cinta yang menantimu ...(Mario Teguh)




Anak muda yang menikah muda – tanpa kemampuan keuangan, masih suka gelisah tanpa alasan yang jelas, dan minder karena terintimidasi oleh komentar orang lain, adalah bibit badai yang paling menyusahkan orang tua. (Mario Teguh)

Orang yang mendustakan nikmat Tuhan diberikan pelajaran dengan tidak adanya nikmat Tuhan.
Maka janganlah kau dustakan kesehatan, nama baik, cinta, keluarga, atau uang.Bersyukurlah, dan hiduplah dalam kebaikan (Mario Teguh)


Uang memang bukan segalanya, tapi tanpa uang segalanya terasa lebih sulit.
Jangan lagi berteori bahwa kekayaan hati itu lebih penting daripada kekayaan dunia, jika itu adalah suara dari hatimu yang pesimis dan pikiranmu yang malas.
Kekayaan dunia kau perlukan untuk memperindah kebersamaanmu dengan belahan jiwamu, membiayai pertumbuhan dan pendidikan keturunanmu, membiayai perjalanan ibadah orang tuamu, membesarkan peranmu bagi mereka yang miskin dan tertinggal, dan atau membangun lembaga pendidikan dan kesehatan yang hebat bagi kemaslahatan kehidupan sesama.
Jadilah pribadi yang benar, berdoalah, lalu bertebaranlah di muka bumi dalam pekerjaan yang amanah untuk mengunduh rezeki dari Tuhanmu Yang Maha Kaya (Mario Teguh)




Do'a Dan Kata-Kata Bijak Yang Diajarkan Mario Teguh :

Tuhanku Yang Maha Melapangkan, Inilah empat kesungguhanku pagi ini:
  1. Pagi ini aku ingin menyederhanakan sikapku terhadap kehidupan, sehingga ringan hatiku dan lapang nafasku.
  2. Pagi ini aku akan menyikapi orang yang buruk hati dan keji mulutnya, sebagai tanda bahwa aku lebih mulia daripada mereka.
  3. Pagi ini aku akan menyikapi kesulitan sebagai perintah untuk meneguhkan mentalku dan meningkatkan kemampuanku.
  4. Pagi ini aku akan menyikapi kekecewaan sebagai tanda bahwa standarku tinggi dan aku hanya tinggal meningkatkan kesungguhanku untuk memulai lagi.
Tuhan, semoga Engkau mentenagai kesungguhanku pagi ini, agar aku menjadi pribadi baik yang lebih Kau cintai, yang setiap hariku lebih baik dari kemarinku, yang mencintai dan dicintai dengan jujur dan setia, dan yang sejahtera dan bahagia kehidupannya. Aamiin.

Semoga Bermanfa'at...
Jazakallah...


Read more